Popular Posts

Sebelum Daftar Adsense Perhatikan Domain Anda

Saat anda sebelum mendaftar ke Google Adsense, sebaiknya anda harus memperhatikan secara detil yaitu Domain anda. Sebenarnya tidak ada salahnya daftar Google Adsense menggunakan TLD atau Blogspot gratisan, yang terpenting anda harus tetap menggunakan domain itu selamanya.
Singkat cerita ya, saya pernah mendaftarkan Google Adsense menggunakan domain gratisan alias blogspot, selama 3 bulan di review akhirnya di terima. Selama mendapatkan bayaran setiap hari dari Adsense, akhirnya saya berubah pikiran yaitu untuk mengganti domain saya menjadi TLD atau (com).


Ini merupakan kesalahan saya (mohon tidak di ikuti oleh anda), saya saat itu masih pemula sekali dalam hal blogger, awalnya menggunakan Blogspot untuk mendaftar Adsense, dan setelah menerima gajian setiap bulan akhirnya berubah menjadi (com). Kesalahan ini menjadi yang membuat kepala saya pusing, karena sama saja seperti membuat blog baru. Untuk selengkapnya silahkan dibaca dengan teliti.

Perbedaan domain TLD dan Blogspot:


  • TLD (Top Level Domain) domain ini sering anda kunjungi di berbagai situs contohnya ada (com, net, id, shop, store, dll). Untuk mendapatkan domain ini, anda harus membayar sekitar rp.100rb sampai rp.125rb selama setahun. Jika domainnya sudah expired atau kadaluarsa anda harus menambahkan jangka waktunya. Selain itu, domain ini bisa anda buat custom saat ingin membelinya, dari alamat blog yang tidak jelas berubah menjadi nama anda atau nama pilihan anda.
  • Blogspot, domain ini merupakan domain default atau domain murni yang gratis dari blogger.

Kelebihan domain TLD dan Blogspot:

  • TLD, dengan domain ini anda akan terlihat seperti website professional.
  • Domain yang pendek akan mudah sekali di ingat
  • Pengunjung akan selalu mengklik alamat blog kamu, karena terlihat berkualitas
  • Blogspot, dengan domain ini anda masih bisa berpenghasilan tinggi
  • Mampu bersaing di top halaman Google
  • GRATIS

Lanjut cerita...

Saya sangat menyesal setelah mengganti domain (com) karena saya mendaftarkan pertama kali ke Google Adsense menggunakan blogspot. Otomatis Google dan Advertiser (investor iklan) akan tidak membaca alamat yang sudah diganti.

Ibaratkan sih, anda jualan bakso di perumahan dan jualan anda sangat laris dan untung banyak. Jika anda merubah jualan bakso menjadi jualan siomay maka pelanggan juga enggan untuk membelinya, karena pelanggan hanya menyukai bakso.

Begitupun dengan Google, hanya membaca alamat blog anda yang lama apalagi artikel anda sudah berada di halaman google. Makanya saya sarankan saat membuat blog baru, domain alamat blog anda harus dipikirkan secara panjang atau permanen. Jika blog baru, anda harus pikirkan secara serius, haruskan berdomain berbayar atau gratis. Ini hanya tergantung dipikiran anda.

Dengan cerita ini, saya sangat menyesal. Risiko mengganti domain adalah jumlah pengunjung akan turun, blog seperti baru, cpc (cost per click) sedikit, pokoknya turun drastis. Biasanya sebulan gajian, bahkan setelah ganti domain tidak pernah gajian.

Menyerah saja? 

 Hal yang dilakukan setelah ganti domain:

  • Selalu update artikel setiap hari
  • Submit ulang di Google Webmaster Console
  • Daftar ulang di Google Analytic
  • Submit ulang di ping (googleping.com) (pingates.com) (pingomatic.com) (totalping.com)

Read Also:

Related Posts

No comments: